Sebelum kita mulai membahasnya, sekali lagi saya mengingatkan kepada teman-teman pembaca dengan semangat blog ini, yaitu mulai aja dulu. Kenapa mulai aja dulu? karena sesuatu yang hebat memang harus dimulai, jika kita menginginkan perubahan apalagi yang baik tentu saja harus kita mulai segera mungkin. Masalah perbaikan dan peningkatan bisa kita lakukan nanti, karena kalau tidak ada yang dimulai, tidak ada yang bisa diperbaiki dan ditingkatkan, bukan?
Lalu jualan apa yang terbaik? jualan terbaik adalah jualan yang dimulai, jualan yang dilaksanakan, jualan yang segera dieksekusi. Terkadang penghalangnya bukan pada produk yang kita jual, strategi yang kita pakai atau pasar yang kita target. Penghalangnya justru pada mental dan pikiran kita yang dihantui oleh kekhawatiran yang terlau dibuat-buat. Mulai Jualan Aja Dulu!
Oke, tanpa berpanjang lebar lagi, saya akan melanjutkan bagian kedua dari tulisan berseri ini, melalui 3 cara yang belum tuntas kita bahas, berikut lanjutannya:
3. Menjadi Dropshiper Dengan Instagram Marketing
Kalau boleh jujur, sejak saya mulai usaha yang ini, ini salah usaha saya yang belum pecah telur sampai hari ini. Memang belum lama juga saya memulainya, baru 8 hari sejak saya bergabung. Jenis produknya cukup kekinian dan target pasarnya juga cukup jelas.Meskipun belum menghasilkan, dalam persiapannya di dalam kelas-kelas di grup whatsapp, telegram dan facebook saya sudah mendapat insight dan juga ilmu-ilmu yang mumpuni jika ingin menjual produk sendiri. Jadi saya tetap dapat ilmu yang cukup bagus, menurut saya ini menjadi pengalaman yang begitu penting.
![]() |
| Sistem Dropshipping Sebagai Salah Cara Mulai Jualan Aja Dulu sumber gambar: https://i0.wp.com/panduanim.com/wp-content/uploads/2015/05/Sistem-dropshipping.png?w=550&quality=100&strip=all |
Kelebihan: Tidak perlu modal uang atau barang (kecuali sistem dropship yang mengharuskan kita membayar biaya keanggotaan awal), tidak perlu pusing memikirkan stock barang sampai sistem distribusi pengiriman, bahkan material iklan juga sudah ada semua tinggal bagaimana kita mengatur bahasa iklan atau copywriting-nya.
Kekurangan/tantangan: Keuntungan yang didapat tidak bisa terlalu tinggi, kita tidak bisa mengatur diskon yang signifikan jika ada yang membeli dalam jumlah banyak.
4. Menjadi Affiliate Marketing Untuk Produk Digital/Fisik
Cara yang keempat ini, meskipun ilmunya sendiri saya sudah tahu cukup lama, bahkan sampai pada tahap membuat web sebagai media iklannya. Tapi saya belum benar-benar menjalankannya secara maksimal. Beberapa excuse diantaranya karena sudah sibuk dengan pekerjaan utama, gagap teknologi dan informasi, belum ramainya market place digital (atau yang saya tidak tahu), dan alasan klise: malas.Tapi melihat perkembangan bisnis digital sekarang ini, serta peluang-peluang yang terus menyapa, rasa-rasanya sebagai bagian dari generasi milenial -- angkatan tua -- sayang kalau tidak ikut terlibat dan hanya menjadi penonton atau bahkan hanya menjadi korban target pasar, eh.
Kelebihan: Tidak perlu menjual barang sendiri, yang berarti tidak perlu repot memproduksi-menyimpan-mengirim barang, keuntungan massif dengan mengoptimalkan web yang kita miliki.
Kekurangan/tantangan: Perlu totalitas membangun web untuk tahun pertama (tentu saja proses lama ini menjadi momok bagi siapapun yang ingin mendapat uang segera-cepat-banyak), meskipun banyak yang bilang ini adalah passive income tetap saja kita harus menerus aktif membangun web-konten-iklan, sistem yang berubah mengharuskan kita senantiasa dinamis untuk selalu up-to-date (jadi masih mau bilang ini passive income? hehe)
5. Menjual Produk Sendiri Atau Membangun Start-Up
Nah, cara yang kelima ini perlu persiapan yang mantap, karena selain modal uang yang cukup besar kita juga harus memiliki ide yang bagus. Ide yang harus diwujudkan dalam bentuk produk untuk dijual, tidak hanya dijual tapi tentu saja harus bisa diterima target pasar kita.Produk yang bisa diterima tentunya adalah produk yang bermanfaat. Ketika produk sudah bisa diterima dan dirasa cukup bermanfaat, harga bisa menjadi relatif. Tentu saja perlu riset pasar dan harga untuk produk sejenis dari kompetitor yang sudah ada sangat diperlukan.
Saya juga sudah beberapa kali mulai untuk menjalankan bisnis seperti ini, hanya saja belum berhasil. Beberapa kendalanya adalah karena ada prioritas lain yang harus dikerjakan, kemudian terkadang juga bingung apa yang harus dikerjakan sesudah tahap ini dan itu, what`s next?
Cara jualan yang ini memang cukup berat dan mungkin perlu kesabaran tinggi, tapi ketika berhasil seperti cerita-cerita kesuksesan yang sudah-sudah, untung dan kebahagiaannya tidak pernah bohong.
Kelebihan: Kendali profit ada di tangan kita, seluruh pengembangan tergantung dari kita dengan kebebasan yang tidak terbatas.
Kekurangan/tantangan: Modal (uang, tenaga, dan pikiran) yang menguras banyak hal, proses yang begitu panjang yang telah berhasil menggugurkan banyak orang yang memulai, menemukan tim yang cocok tidak bisa seperti membalik telapak tangan.
Akhrinya bagian kedua dari seri tulisan Mulai Jualan Aja Dulu, Dengan 5 Cara Yang Mungkin Belum Kamu Pikirkan dengan ini selesai. Bagian pertama bisa kamu baca di sini.
Nah, bagaimana dengan kamu? apakah kamu sudah pernah juga berjualan seperti cara-cara di atas?Ayo share juga pengalaman-pengalaman kamu di kolom komentar. Bagian terpenting adalah jangan lupa untuk mulai aja dulu!


Tidak ada komentar:
Posting Komentar